Seri Selatan

Celah Suara Getaran Sasradara

Suara dari Getaran Sasradara biasanya terdengar di suatu tempat yang Celah Suara Getaran Sasradara | Turanggaseta.comsangat sunyi dan angker yang bersumber dari batu dan pohon yang dikeramatkan atau suatu wilayah yang berbentuk gunung gundul, lapangan, air terjun atau apa saja, sehingga suara dari Getaran Sasradara sering diasumsikan sebagai bentuk kontak dengan makhluk gaib.
Getaran Sasradara tipe ini apabila didengarkan dengan sangat cermat akan berubah menjadi suara orang yang riuh ramai seperti suasana di perkotaan yang sangat cepat pergerakannya, suara tersebut intensitasnya berubah-ubah, kadang menghilang dan terkadang timbul lagi, kondisi ini sangat tergantung dari sistem redaman suara di dekat area itu.

Getaran Sasradara jenis ini berasal dari suatu peradaban Area 36 yang mempunyai garis batas paling tipis yang letaknya berada di posisi gerbang atau pintu masuk ke peradaban Area 36. Apabila posisi kita tepat pada titik yang dimaksud, maka suara dari Getaran Sasradara ini akan terdengar sangat jelas dan dapat direkam, dan apabila kita bergeser sekitar 5-15 meter dari lokasi itu suara dari Getaran Sasradara akan total tidak terdengar. Hal ini mengindikasikan bahwa lebar pintu ke peradaban Area 36 hanya selebar 5-15 meter atau bahkan kurang.

Pola penyebaran suatu gelombang yang melalui sebuah celah akan bergerak melebar dari celah tersebut, apabila terukur lebar daerah yang mempunyai Getaran Sasradara sepanjang 5 meter maka sumber celahnya pasti lebih kecil dari 5 meter. Pola pelebaran dapat diukur dari lebar Getaran Sasradara saat kita menjauhi garis batas dengan mengukur lebar daerah yang terkena getaran suara dengan jarak yang makin menjauh dari garis batas dapat ditarik suatu proyeksi sehingga terlihat jelas pola celah dengan menggunakan pola difraksi yang dihasilkan oleh celah tersebut.

Pola celah dapat lebih dari satu, maka dengan menggunakan aturan difraksi sinar pada pengukuran pola difraksi suara tadi akan didapatkan hasil pola suara dengan intensitas yang menguat maupun yang berkurang.

Untuk celah yang kecil biasanya penutupan sumber Getaran Suara Sasradara digunakan pohon besar, maka perkiraan celahnya minimal sebesar setengah diameter dari pohon itu dan maksimal sebesar diameter pohon tersebut. Sedangkan untuk celah yang lebar maka dibutuhkan penutup Getaran Suara Sasradara yang lebih besar juga, biasanya digunakan batu-batuan besar, sehingga akan menjadi masuk akal apabila kita menemukan keberadaan batu-batuan besar yang letaknya berada di atas suatu bukit yang tidak vulkanik

Suatu batu yang berdiameter minimal 7 meter dan berada di puncak bukit yang tidak vulkanik biasanya dalam teori yang diaplikasikan oleh para ahli kekinian akan dikatakan bahwa batu itu terlempar dari gunung yang vulkanik. Terasa sangat aneh teori tersebut karena seharusnya bukit itu akan hancur terkena pukulan batuan yang sangat besar yang dilempar dengan membawa energi kinetik yang sangat besar juga. Hal ini menjelaskan bahwa batuan tersebut diatur oleh otoritas dari peradaban Area 36.

Keberadaan batuan besar yang posisinya tidak masuk akal dan pohon-pohon besar yang angker pasti ada kaitannya dengan peradaban Area 36.

Rahayu _/_

Ki Tunggul Jati Jaya Among Raga

=======
versi lengkap dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
https://app.box.com/s/ebml21yg8xuee3pm6u4p

(Dilihat: 1011 kali)

Leave a Reply