Seri Selatan

Katuranggan Ke 1 Area 36 Kraton Jamur Dipa | Pusaka

Katuranggan adalah ciri-ciri, yang dimaksud di sini adalah ciri-ciri pertama keberadaan Kraton Jamur Dipa. Di Jawa biasa menyebut Katuranggan seorang pria adalah :
1. Pusaka
2. Pradangga
3. Kukila
4. Turangga
5. Wanita
6. Wisma

Katuranggan pertama adalah Pusaka, pusaka adalah benda yang diaji-aji karena merupakan peninggalan dari leluhur. Maka katuranggan pusaka yang dimaksud di sini adalah tempat di mana sering munculnya sinar biru yang sering berubah menjadi pusaka pemberian dari peradaban Jamur Dipa ke peradaban kita untuk orang-orang yang sudah mereka pilih, sinar yang keluar bisa bermacam-macam, biasanya berwarna biru, kuning, atau hijau, namun bukan berwarna merah, karena yang berwarna merah adalah teluh brojo.

Katuranggan jenis pertama ini terdapat bukan hanya di Kraton Jamur Dipa saja, tetapi di seluruh kraton yang saat ini mengkamuflase wilayahnya di dalam area 36.

Kedatangan sinar bisa dari langit turun ke Bumi, ataupun keluar dari suatu tempat yang merupakan gerbang yang tersembunyi, dapat berupa mata air, air terjun, tebing batu, pohon besar, petilasan dan lain-lain yang dianggap keramat. Pengkondisian menjadi terlihat seolah-olah keramat itu berhubungan dengan mitos yang sengaja diterapkan oleh peradaban Jamur Dipa untuk menutupi diri dan supaya peradaban kita tidak curiga kalau mereka sama dengan kita yaitu manusia namun peradabannya jauh lebih maju.

Pusaka yang dikeluarkan atau diberikan pasti memiliki ciri khusus antara lain :
1. Jenis besi biasanya jenis Purosani, Mangangkan, Wesi Towo, dll, yang jelas bukan dari material kuningan dan bukan besi jenis baru.
2. Materialnya kalau diteliti akan terdeteksi adanya kandungan di atas 50% yang merupakan material tidak dikenal.
3. Pusaka yang diberikan mempunyai mantra Sangsekerta bukan bahasa lainnya, dan mantra akan diberikan saat menerima, jadi yang palsu pasti tanpa mantra atau password.
4. Wujud pusaka biasanya Keris, Patrem dan Tombak, dan ukurannya bukan ukuran yang terlalu kecil, tapi ukuran normalnya benda pusaka.

Terkadang pusaka juga muncul dalam bentuk sinar yang lalu berubah menjadi seekor burung (bisa perkutut putih, atau jalak putih, dll) yang saat akan ditangkap berubah menjadi ular, dan ular ini saat ditangkap akan berubah menjadi pusaka mulai dari kepalanya duluan. Katuranggan jenis ini digunakan untuk menutupi peradaban maju menjadi seolah-olah peradaban Gaib.

Rahayu _/_

Ki Tunggul Jati Jaya Among Raga

=======
versi lengkap dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
http://www.mediafire.com/?j163nyxfbve8xbx

versi Bahasa Inggris ‘Katuranggan I – Area 36i Jamur Dipa Palace’ dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
http://www.mediafire.com/?9gxtg2icbms18mm

Sumber: Greget Nuswantara | Turangga Seta

(Dilihat: 3016 kali)

Leave a Reply