Seri Selatan

Katuranggan Ke 4 Area 36 Kraton Jamur Dipa | Turangga

Katuranggan 4 adalah ‘Turangga’ atau ‘Kuda’, kuda adalah hewan yang sering digunakan utk tunggangan, dan kuda juga sering digunakan untuk menghidupkan mitos bahwa masa lalu adalah primitif. Kuda adalah hewan yang bisa dijadikan tunggangan dan biasa digunakan untuk olah raga. Kuda di peradaban kita saat ini hanya disisakan kuda yang tidak dapat terbang, karena kuda bersayap dimasukkan semua ke Area 36. Namun terkadang kuda tersebut terlepas ke area peradaban kita tapi kemudian balik lagi masuk ke Area 36, inilah yang menjadi fenomena kemunculan kuda terbang di kawasan Gunung Tukung Brebes, juga pada wilayah Gunung Indrakila di sekitar kawasan Gunung Pojok Tiga, perbatasan cirebon Timur, dll. Termasuk salah satu kuda pernah dimiliki oleh Bupati Indramayu yang pertama, bahkan kemudian wujud kuda terbangnya diadopsi dan direka ulang ke dalam kesenian tradisi di Cirebon.

Dengan semakin ketatnya penjagaan keluar masuk Area 36 maka kuda-kuda tersebut hanya dapat mendekat ke garis batas Area 36. Kuda tersebut selalu mengeluarkan suara yang unik, mulai dari suara tapak kaki kuda dan juga suara ringkikannya, maka akan menjadi sangat aneh apabila kemudian terdengarnya suara ringkikan kuda dan suara tapak kaki kuda berlari justru terdengar di tengah sawah yang jelas-jelas tidak terdapat keberadaan kuda di situ, terkadang suara kuda juga muncul di tebing terjal seolah-olah suara itu berasal dari dalam tebing tersebut.

Karena kuda biasanya hidup berkelompok, maka sebetulnya kuda lain dapat dipakai sebagai pancingan agar kuda dari Area 36 dapat terpancing masuk ke area kita atau minimal mendekat, tentu saja syaratnya harus melalui umpan yang diletakkan di dekat garis batas Area 36. Maka di beberapa tempat yang sangat berdekatan dengan Area 36 yang digunakan utk tempat pelestarian kuda, agar kuda-kuda dari Area 36 tidak terpancing keluar batas maka penjaga Area 36 akan mengkondisikan kuda-kuda di luar Area 36 agar tidak berumur panjang. Suara kuda dari batas Area 36 inilah yang menghidupkan kesan mistis di peradaban kita, karena hanya terdengar suara kudanya namun wujud fisiknya tidak terlihat.

Rahayu _/_

Ki Tunggul Jati Jaya Among Raga

=======
versi lengkap dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
http://www.mediafire.com/download/cleacl3n4h3ahj2/TS_-_Katuranggan_4_-_Area_36_Kraton_Jamur_Dipa_-_Turangga.JPG

versi Bahasa Inggris ‘Katuranggan 4 – Area 36 Jamur Dipa Palace – Turangga’ dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
http://www.mediafire.com/download/zmky2sa0wmfd0f1/TS_-_Katuranggan_4_-_Area_36_Jamur_Dipa_Palace_-_Turangga.JPG

Sumber: Greget Nuswantara – Turangga Seta

(Dilihat: 1124 kali)

Leave a Reply