Revolusi Paradigma

Misteri Keberadaan Es Di Bulan

Misteri Es di Bulan | Turanggaseta.comBulan saat tidak terkena sinar Matahari suhunya dapat mencapai -147° C, sedangkan saat terkena sinar Matahari suhunya di atas 100° C. Pada suhu -147° C permukaan Bulan akan cenderung membeku, bahkan gas dan oksigen juga sudah mulai membeku, tapi pada suhu 100° C maka air dan es akan menguap.

Seperti ditunjukkan di sebuah kawah di Bulan yang merupakan target utama eksplorasi yang ternyata memiliki kemungkinan kaya akan es. Demi mengungkap hal itu, para ilmuwan menyelidiki Shackleton Crater yang terletak sangat dekat dengan kutub selatan Bulan.

Bagian dalam kawah kutub tersebut berada dalam kegelapan yang hampir abadi, sehingga memiliki kemungkinan menjadi area beku yang menyimpan cadangan air. Sekarang para ilmuwan yang telah berhasil memetakan Shackleton Crater dengan detail dan menemukan bukti keberadaan es di dalam kawah.

NASA Lunar Reconnaissance Orbiter menerangi bagian interior kawah dengan sinar laser inframerah lalu mengukur pantulannya. Ternyata lantai kawah lebih reflektif dibandingkan dengan kawah terdekat lainnya. Hal ini menunjukkan tanda-tanda keberadaan es.

Keberadaan es jelas menunjukkan adanya udara beku di daerah tersebut, sehingga sangat aneh darimana datangnya es tersebut kalau Bulan tidak memiliki Atmosfer. Pada saat terkena sinar Matahari maka es akan menguap dan seharusnya uap atau gas tersebut dapat bergerak bebas bukannya tetap berada di kawah tersebut. Dengan bertahannya es di tempat tersebut jelas menunjukkan bahwa memang itu bukan es, tetapi salah satu bagian dari Bulan yang digunakan untuk mengamati Bumi secara visual. Dibuat seolah-olah seperti es yang apabila es menguap maka saat beku gas-gas tadi tetap akan di situ dan tidak berpindah lokasi

Rahayu _/\_

(Dilihat: 1688 kali)

Leave a Reply