Revolusi Paradigma

Pengaruh Bulan Purnama Dengan Kemunculan Sinyal Ultrasound Di Gunungan Khusus

Pengaruh Bulan Purnama Terhadap Sinyal Ultra Sound | Turanggaseta.comGunungan biasanya mempunyai ciri khas gunung gundul yang tidak pernah longsor. Dalam pewayangan Jawa, Gunungan digambarkan sebagai gunung gundul yang disangga oleh bronjongan dan di dalamnya terdapat bangunan yang disembunyikan.

Tidak semua Gunungan mempunyai bangunan di dalamnya, karena saat menutup (menyamarkan) peradaban juga dibuat bukit-bukit pengalih perhatian (decoy) untuk mengecoh agar bukit-bukit bahkan gunung-gunung yang menyembunyikan bangunan tidak dicurigai oleh masyarakat peradaban saat ini.

Gunungan yang ada bangunan di dalamnya akan diawasi oleh peradaban Area 36, maka setiap Ggunungan yang ada bangunan yang minimal KW 5 akan dipasang jebakan berupa Darubeksi. Semua aktifitas Darubeksi dikontrol oleh otoritas peradaban Area 36 dengan menggunakan sinyal khusus yang misterius di frekwensi 28 Khz.

Berdasarkan beberapa pengukuran oleh tim Turangga Seta di sekitar Yogyakarta, terlacak bahwa sinyal Ultrasound mempunyai intensitas terbesar justru saat Bulan Purnama, dan waktu khusus untuk Beam tersebut tidak sama untuk setiap Gunungan, tetapi selisihnya hanya beberapa detik saja.

Dengan makin kuatnya sinyal Beam ke petilasan-petilasan misterius di Yogyakarta, menjelaskan bahwa Bulan benar-benar bukan alamiah tapi merupakan alat bantu untuk mengamati Gunungan-Gunungan yang menyembunyikan bangunan-bangunan. Itu berarti Bulan memang ada yang mengendalikan alias benar-benar buatan “Eyangku”

Rahayu _/\_

 

(Dilihat: 4738 kali)

Comments Closed

Comments are closed. You will not be able to post a comment in this post.