Revolusi Paradigma

Siapa Yang Mengendalikan Meteor

Bumi mempunyai dua kutub magnet yaitu Kutub Utara di Selat-an Bumi dan Siapa Mengendalikan Meteor | Turangga SetaKutub Selat-an di Utara Bumi, maka gaya tarik magnet terkuat akan berada di kedua kutub tersebut. Selain itu di Kutub Utara dan Kutub Selat-an juga mempunyai nilai gravitasi yang lebih besar dari Khatulistiwa. Sehingga terdapat dua jenis gaya konservatif yang bekerja cukup kuat di kutub, yaitu gaya gravitasi dan gaya magnet.

Semua benda langit yang masuk Atmosfer Bumi seharusnya mengarah ke kutub, apalagi kalau kandungan logamnya tinggi, karena logam adalah benda yang orientasinya mudah terpengaruh oleh medan magnet.

Maka kemunculan Meteor yang jatuh di dekat Khatulistiwa jelas sangat anomali. Bukti sangat banyaknya Meteor yang jatuh di pulau Jawa adalah dengan adanya banyak pusaka semacam Keris, Tombak, Pedang, Trisula, Pancawara, dll (dengan catatan adalah jenis pusaka yang asli) yang apabila diteliti pasti akan ditemukan material yang tidak ada dalam katalog sistem periodik terkini.

Keberadaan logam “X” tersebut menunjukkan bahwa Meteor pernah datang ke pulau Jawa yang artinya kedatangan Meteor tersebut bertentangan dengan hukum gravitasi dan hukum magnetik. Kenyataannya bahwa Keris dapat menentang gravitasi dibuktikan dengan Keris yang dapat berdiri dan bergerak.

Meteor-meteor tersebut bukan masuk ke Atmosfer Bumi tanpa ada yang mengendalikan, tapi karena memang Meteor-meteor itu masuk sesuai dengan permintaan dari peradaban yang ada di Bumi

Rahayu _/\_

 

(Dilihat: 30041 kali)

Leave a Reply