Seri Selatan

Sumber Daerah yang Dikunci Oleh Getaran Sasradara

Getaran Sasradara ada yang berasal dari bagian paling terdalam manusia berupa kode-kode alam raya yang harus kita kerjakan, dan sadar atau tidak sadar, getaran sasradara tersebut akan sangat mempengaruhi perilaku manusia. Getaran Sasradara yang berasal dari dalam diri manusia akan terasa makin mendenging kalau kita berada di dalam ruang yang sangat sepi dan tidak ada suara yang mengganggu pendengaran (noise) dari luar, semakin besar noise akan semakin susah didengar getaran tersebut.

Kalau kita dapat memperlambat getaran Sasradara maka akan terdengar seperti ribuan suara bisikan yang harus dipilah-pilah secara benar mana yang berasal dari 63 Kala Kecil Penyusun Raga, 21 Kala Madya Penyusun Raga, 3 Kala Besar Penyusun Raga, dan 4 Kala Pengendali yang terdiri dari : Kala Rodra, Kala Angkara, Kala Wiguna, dan Kala Nimpuna, juga suara dari Nyawa dan Suksma sejati. Untuk dapat mendengarkan suara Suksma Sejati paling tidak harus mempunyai Begananda (sejenis spesies yang kemampuannya adalah membangkitkan rasa kantuk yang terdapat dalam badan manusia) yang bisa menidurkan 63 Kala Kecil, 21 Kala Madya, dan 3 Kala Besar Penyusun Raga, serta mengeluarkan 4 Kala Pengendali dengan Sastra Pangracutan, namun 4 Kala Pengendali tadi tidak boleh pergi jauh-jauh dari raga yang ditidurkan dengan Begananda. Pencapaiannya adalah suara Sasradara yang kita dengar hanya akan menyisakan suara Nyawa dan Suksma Sejati, dengan suara Nyawa akan terdengar lebih melengking dari suara Suksma Sejati. Itu artinya, dalam meditasi tanpa upaya mengeluarkan 4 Kala Pengendali dan menidurkan seluruh Kala Penyusun Raga maka pencapaian tertinggi dari meditasi akan sia-sia.

Getaran Sasradara selain berasal dari dalam diri manusia juga ada yang berupa modifikasi dari sistem komunikasi yang diinstall oleh peradaban Area 36. Modifikasi yang dilakukan oleh peradaban Area 36 dengan menggunakan getaran yang selaras dengan getaran Sasradara agar peradaban kekinian tidak curiga adanya komunikasi yang bocor. Kebocoran modifikasi komunikasi ini berupa suara denging yang terdengar oleh telinga kita, dan kebanyakan dianggap karena telinga kita kurang bersih atau halusinasi belaka. Ini mengindikasikan bahwa getaran Sasradara yang berasal dari peradaban Area 36 dapat direkam, karena apabila suara denging tersebut dianggap sebagai suara karena telinga kurang bersih maka seharusnya suara getaran tersebut tidak dapat direkam. Saat ini getaran Sasradara banyak terdengar di setiap garis batas Area 36.

Suara denging Sasradara dari peradaban Area 36 kadang hanya terdengar sepintas atau terkadang juga terdengar dalam kurun waktu yang agak lama, biasanya dalam sebuah ekspedisi yang dilakukan lebih dari satu orang maka mayoritas seluruh anggota ekspedisi akan dapat mendengarnya, namun sayangnya suara Sasradara ini sering diabaikan karena dianggap akibat dari telinga yang kotor. Padahal, apabila kita cermati, suara Sasradara tersebut juga mempengaruhi peralatan komunikasi seperti telepon seluler,HT, juga speaker microphone.

Dapat dipastikan bahwa getaran Sasradara tersebut adalah kebocoran sistem komunikasi dari Area 36 yang terjadi tanpa sengaja. Untuk mengkamuflase kebocoran ini maka peradaban Area 36 menghidupkan mitos dan kesan mistis di kawasan itu dengan menghadirkan pohon atau tanaman yang besar atau batu aneh yang sangat angker supaya getaran tadi dianggap berasal dari makhluk gaib yang tinggal di pohon atau batu yang angker.

Rahayu _/_

Ki Tunggul Jati Jaya Among Raga

=======
versi lengkap dengan kualitas gambar Hi-Res dapat diunduh di >>
https://app.box.com/s/k9sy7phzj7wct5j8iejz

(Dilihat: 1195 kali)

Leave a Reply